|

Jakarta, beritabaru.com - Orangtua harus bekerja sama menjadi satu tim dan bersikap konsisten dalam menerapkan peraturan-peraturan di rumah, menjadi modal penting bagi orang tua dalam membesarkan si Kecil sekaligus menghadirkan suasana harmonis dalam keluarga.
Kunci keberhasilan itu terangkum dalam buku Nanny 911 yang diulas dalam talk show bertajuk Tips Nanny 911, Bantu Ibu Moo jadi Sahabat si Kecil yang digelar Wall's Moo untuk menyambut Hari Ibu setiap 22 Desember. Wakil Dekan Bidang Non-Akademis Fakultas Psikologi UI, Diennayarti Tjokrosuprihartono menjadi nara sumber bersama Senior Brand manager Wall’s Moo, Meila Putri Handayani di Jakarta, Sabtu (19/12).
''Terdapat beberapa tipe orang tua yang perlu dihindari agar terciptanya kondisi yang harmonis dalam keluarga seperti orang tua yang suka marah atau frustasi, menghindari masalah, kehabisan akal, tidak teratur atau berantakan, suka mencari-cari alasan, sering bersuara keras, cerewet ataupun sering meremehkan si kecil,'' kata Diennayarti Tjokrosuprihartono.
Baik Ayah maupun Ibu harus mengetahui perannya masing-masing saat menegakkan disiplin serta berkomunikasi dengan si Kecil. Dalam hal ini, peran seorang Ibu sangatlah penting. Selain harus mengemban tanggung jawab mengurus rumah tangga, mengetahui keadaan si kecil dan anggota keluarga lainnya, ditambah lagi urusan kantor jika ibu juga bekerja.
''Dilema seorang Ibu pada dasarnya disebabkan oleh keinginan memberikan yang terbaik bagi si Kecil tanpa menjadikannya seorang 'polisi jahat' karena penyampaian dengan cara yang kurang dapat dimengerti oleh si Kecil,'' ungkap Diennayati.
Psikolog ini mengingatkan, banyak kesempatan yang dapat dimanfaatkan para Ibu saat ingin menyampaikan peraturan kepada si Kecil, seperti saat bermain, makan bersama ataupun saat si kecil menikmati camilan yang mereka sukai, tentunya yang mengandung gizi tinggi.
“Wall’s Moo mengerti keinginan para Ibu untuk memberikan camilan yang mengandung gizi tinggi sebagai salah satu solusi bagi dilema para Ibu dalam berkomunikasi dengan si kecil,'' kata Meila Putri Handayani. (*)
|