|
Koin untuk Prita, Simbol Perlawanan Wong Cilik |
|
|
|
|
Senin, 21 Desember 2009 01:41 |
|

BERAWAL dari ajakan mengumpulkan koin untuk membantu mengatasi kesulitan Prita melalui Facebook. Ternyata wong cilik menyambut ajakan dari dunia maya ke jagad nyata lebih gegap gempita. Siapa sangka denda Rp204 juta dijawab masyarakat dengan mengumpulkan Rp825 juta. Angka itu menjadi isyarat perlawanan rakyat terhadap aparat penegak hukum agar jangan main-main dengan rasa keadilan.
Sebagian orang menyangka, rakyat negeri ini hanya bisa bersikap nrimo terhadap aturan dan pemaksaan dari penguasa. Anggapan itu dipatahkan oleh semangat kebersamaan seluruh bangsa melawan kesewenang-wenangan hukum terhadap kepentingan rakyat kecil. Mereka gotong-royong membantu kesulitan Prita Mulyasari yang harus bayar ganti rugi gara-gara menulis surat elektronik (email) berisi komplain terhadap RS Omni International.
Rasa setia kawan tak perlu jadi dicanangkan jadi sebuah hari yang wajib diperingati setiap tahun. Ketika penguasa gagal memberi bukti untuk mampu menunjukkan 'setia kawan' kepada rakyatnya. Koin dan Prita adalah simbol perlawanan. Sebuah isyarat kecil yang akan berubah menjadi gejolak besar apabila penguasa dan aparatnya yang congkak hanya berpihak kepada mereka yang berpunya.







|