|

Jakarta, beritabaru.com - Setelah melakukan berbagai program transformasi bisnis khususnya dibidang operasi, manajemen, SDM, keuangan dan service yang dilakukan sejak tahun 2005, membuat maskapai penerbangan Garuda Indonesia meraih penghargaan bintang empat dari Sky Trax.
Sebelumnya Sky Trax memberi penghargaan bintang tiga untuk Garuda Indonesia. Peningkatan peringkat layanan ini sesuai dengan hasil audit Sky Trax sejak Oktober 2009 pada rute penerbangan Garuda Indonesia seperti, Singapura, Melbourne, Beijing, Denpasar, Jakarta, Pert, Sydney, Hongkong dan Seoul.
Menurut Emirsyah Satar, Dirut Garuda Indonesia, peningkatan pelayanan yang dilakukan Garuda Indonesia sejalan dengan persaingan maskapai yang semakin ketat. Sejak memberikan beberapa layanan yang maksimal membuat Garuda Indonesia berhasil meningkatkan keuntungan dari Rp 67 miliar menjadi Rp 669 miliar pada tahun 2008.
"Pada tahun 2008 Garuda Indonesia juga mencanangkan jumlah frekwensi penerbangn di domestik sebanyak dua kali lipat dan internasional sebanyak 3 kali lipat," kata Emirsyah Satar saat acara penganugerahan Bintang 4 Sky Trax di Jakarta, Rabu (27/1).
Peningkatan layanan, sambung Emirsyah, juga membuat jumlah penumpang Garuda Indonesia mengalami peningkatan dari sebelumnya hanya 10 juta menjadi 28 juta penumpang.
Selain itu, keuntungan yang didapat Garuda Indonesia juga meningkat dari sebelumnya hanya Rp 18.1 triliun menjadi Rp 57.6 triliun. Garuda Indonesia juga akan merencanakan peningkatan net propit dari Rp 669 miliar menjadi Rp 3.757 triliun pada tahun 2014.
"Dalam upaya peningkatan layanan secara berkelanjutan, pada tahun ini Garuda Indonesia mendatangkan sebanyak 24 pesawat yang terdiri dari 23 pesawat B-737-800NG dan satu pesawat Airbus 330-200," ujarnya.
Sementara itu menurut Edward M Plaisted, CEO Sky Trax mengatakan, pemberian sertifikat bintang empat ini sekaligus merupakan pengakuan atas kualitas layanan dan produk yang diberikan Garuda Indonesia.
"Garuda Indonesia telah mengalami transformasi menuju peningkatan layanan secara signifikan secara terus menerus dalam beberapa tahun ini," jelasnya.
Sebelumnya hari Selasa (26/1) kemarin, Garuda Indonesia juga mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) karena memberikan pelayanan
Immigration on Board atau pemberian visa diatas pesawat.
Saat ini pemberian visa tersebut baru untuk wisatawan Jepang yang akan berkunjung ke Indonesia. Ke depan pemberian visa juga akan diberikan kepada wisatawan dari China, Korea dan Australia.
 |