|
Enam Juta Rakyat Miskin Belum Dapat Perawatan Kesehatan |
|
|
|
|
Nazir Amin
|
|
Sabtu, 06 Februari 2010 15:07 |
|

Jakarta, beritabaru.com - Ada enam juta rakyat miskin yang belum mendapatkan perawatan kesehatan secara baik. Karena itu, diharapkan seluruh rumah sakit di Indonesia ikut membantu masyarakat miskin untuk berobat di rumah sakit pemerintah maupun swasta.
"Jadi tidak ada alasan lagi masyarakat miskin tidak bisa berobat karena tidak ada biaya," kata Menko Kesra Agung Laksono saat syukuran pemancangan tiang pertanda dimulainya pembangunan RS Mayapada atau Mayapada Hospital modern, Sabtu (6/2), di Ritz Calrton, Jakarta.
Rumah sakit bintang lima grup Mayapada ini berlokasi di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Dibangun dengan konsep hijau yang ramah lingkungan. Diperkirakan selesai dalam setahun ini.
Ini RS yang kedua setelah yang pertama di Modernland, Tangerang, Banten. Manajemennya bekerja sama dengan National Healthcare Group (NHG) dari Singapura. Satu institusi yang sangat berpengalaman mengelola rumah sakit-rumah sakit ternama di Singapura
Agung juga meminta, semua rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanannya. Dengan begitu, tidak terdengar lagi keluhan masyarakat mengenai buruknya pelayanan kesehatan. Bagi mereka dari keluarga berkecukupan, keluhan ini tentu berujung pada berobat ke luar negeri.
"Ini secara tidak langsung akan membuat citra rumah sakit buruk di mata dunia. Ini harus diperhatikan secara serius oleh manajemen rumah sakit," katanya.
Pimpinan Grup Mayapada, DR Tahir MBA mengatakan RS Mayapada atau Mayapada Hospital ini, rumah sakit ini juga akan merawat pasien tidak mampu dan miskin. Ini salah satu bentuk komitmen rumah sakit dalam meningkatkan pelayanan kesehatan berstandar internasional bagi masyarakat.
"Sudah kita canangkan, meski berbintang lima, kita akan merawat pasien tidak mampu," tandasnya.
Mayapada Hospital ini nantinya berlantai 11 dengan tiga basement di atas tanah seluas 3.8 hektar. Luas rumah sakit ini sekitar 50.000 meter persegi.
Ia menuturkan RS Mayapada telah menambah berbagai peralatan mutakhir untuk memenuhi fasilitas pelayanan. Di antaranya ruang perawatan VIP, VVIP, Super VIP dan President Suite.
“Ini semata untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bertaraf internasional tanpa harus ke Singapura atau Negara-negara lain di dunia,” kata Tahir. (*)
 |
|
update terakhir on Minggu, 07 Februari 2010 18:24 |